Jumat, 27 Februari 2009

Musywil XVIII IPM Jateng


Cilacap, 21 Februari 2009 seluruh Pimpina Cabang(PC) dan Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah ( IPM ) Se - Jawa Tengah berdatangan memenuhi Hotel Griya Patra Cilacap milik PERTAMINA untuk mengikuti MUSWIL XVIII IPM Jateng yang berlangsung selama 4 hari tanggal 21 -24 Februari 2009.

Agenda dari Musywil adalah KONPIDA Pra MUSYWIL, LPJ PW IPM Jateng Periode 2007 2009, menetapkan Program kerja PW IPM Periode 2009 - 2011, dan Pemilihan Ketau UMUM dan SEkretaris Uumum serta Tim Formatur.
Acara Pembukaan di hadiri oleh MUSPIDA Jeteng dan Kab. Cilacap, PW Muhammadiyah Jateng, dan seluruh anggota IPM se - Jateng. acara pembukaan di meriahkan oleh pertujukan Drama yang di perankan oleh Siswa - siswi SMA Muhammadiyah 1 Cilacap serta pementasan Band.
Terpilih Ketua Umum IPMawan M. Dwi Fahrudin ( Nanang ) dan Sekretaris Umum IPMawan Asep Purwo Yudi Utomo periode 2009 - 2011. Semoga periode kedepan IPM bisa lebih Membumi di kalangan pelajar, tidak hanya di pelajar Muhammadiyah saja tepi seluruh pelajar Se - Jawa Tengah, Amin.
Baca Selengkapnya....

Selasa, 17 Februari 2009

Cara Buat Email IPMania

Assalamu’alaikum wr. Wb.
Untuk mempunya e-mail dengan alamat nama@ipm.or.id terlebih dahulu kawan – kawan IPMawan dan IPMawati harus terdaftar sebagai member dulu di Website PP IPM. Untuk mendaftar sebagai member website IPMania silahkan Kunujungi web site PP IPM terlebih dahulu di http://ipm.or.id

Untuk kawan-kawan ipmawan dan ipmawati, yang telah mendaftar sebagai member website IPMania, dapat mempunyai alamat email baru dengan alamat nama@ipm.or.id.
Dengan mengirimkan data:
1. nama lengkap
2. username sebagai alamat email (contoh mas_rama, maka alamatnya akan mas_rama@ipm.or.id )
3. password sementara (password dapat diubah setelah para IPMania membuka pertama kali email baru IPM).
4. Email lama, karena pemberitahuan pengaktifan email baru IPMania semua dan passwordnya akan diberitahukan melalui email lama ipmawan-ipmawati sekalian.

Kirimkan data yang disebutkan diatas ke alamat admin@ipm.or.id, dengan mencantumkan pada judulnya : permohonan email IPMania.

Pengaktifan email yang telah jadi, akan diberitahukan melalui email lama yang telah dicantumkan. pemberitahuan teknis mengubah sandi atau password, akan diberitahukan pada saat menerima email balasan dari admin@ipm.or.id.
Setelah mendapatkan email balesan dari admin langsung login ke alamat http://mail.ipm.or.id (Ingat!!! Tanpa www) setelah itu masukan username dan password yang sudah di daftarkan.

Cara mengubah sandi :
* login atau masuk ke email yang baru melalui situs alamat : mail.ipm.or.id (ingat!!! tanpa www)
* masukkan username dan password sementara
* setelah masuk, maka pada bagian kanan atas akan terlihat
xxx@ipm.or.id | Pengaturan | Versi Lama | Bantuan | Sign-out
* klik atau pilih menu Pengaturan.
* Setelah masuk, maka akan muncul
Umum Account Label Filter Meneruskan dan POP /IMAP Chatting Klip Web
* klik atau pilih menu Account, dan akan terlihat menu ubah sandi
* masukkan sandi lama dan sandi baru yang akan digunakan, serta masukkan sekali lagi sandi yang baru.
* Setelah itu klik atau pilih mengubah sandi dan sandi/password baru akan langsung diaktifkan.

Fasilitas email ini menggunakan GoogleApps sehingga secara fasilitas akan sama dengan account gmail.
Selamat menikmati fasilitas email IPMania, semoga dapat mempererat tali silaturahim IPMania sekalian.

Admin
Wassalamu’alaikum wr wb.
Baca Selengkapnya....

Senin, 16 Februari 2009

IRM resmi IPM di Kendal


Perubahan nama IRM ke IPM di Kendal secara resmi, di tandai dengan pementasan Drama Puisi Kolosal yang menceritakan tetntang sejarah IPM sampai ke IPM lagi, pada tanggal 14 Februari 2009 yang di perankan dari Siswa-siswi PR IPM SMP Muhammadiyah 1 Weleri yang di latih terlebih dahulu Oleh PD IRM Kendal.

Musyawarah Daerah XI Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kendal (MUSYDA XI IPM Kendal) yang dilaksanakan sejak tanggal 13 – 15 Februari 2009 di SMK Muhammadiyah 3 Weleri Kecamatan Weleri Kab. Kendal menjadi momen yang paling penting untuk IRM di daerah kendal. Musyda XI Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kendal menghambil Tema “ Gerakan Baru untuk Pelajar yang Berkemajuan “ . Musyda yang di hadiri oleh seluruh Pimpina cabang dan Pimpinan Ranting IPM se-kab.Kendal Berjumlah 100 Orang.
Jum’at, 13 februari 2009 melakukan KONPICAB Pra Musyda Terlebih dahulu. Pada acara pembukaan sabtu,14 Februari 2009 di hadiri oleh kurang lebih 1500 Orang sehingga membanjiri arena Musyda.
Terpilih Ketua Umum IPMawan Tamari dan Sekretaris Umum IPMawan Rohmad Safrudin Periode 2009 2011 pada Musyda XI IPM Kendal .
Baca Selengkapnya....

Anggota IPM Membanjiri arena Musyda


Sabtu pagi, 14 Februari 2009 di SMK Muhammadiyah 3 Weleri Anggota IPM Se- Kabupaten Kendal membanjiri Arena MUSYDA untuk mengikuti Acara Pembukaan MUSYDA XI Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kendal.

Sebagai Inti dari Acara Musyda ini yaitu LOUNCING IPM KENDAL yang berupa Puisi kolosal yang di perankan oleh anggota IPM dari SMP Muhammadiyah 1 Weleri ini begitu menakjubkan, sehingga membuat semua orang yang hadir disana tidak mampu membendung air matanya untuk keluar.
Acara Pembukaan juga di meriahkan Oleh Band dari SMK Muhammadiyah 3 weleri dan SMK Muhammadiyah 1 Weleri. Acara ini juga di hadiri, seluruh Ortom Muhammadiyah di tingkat daerah dan cabang weleri, Muspida Kendal dan Muspica weleri, KNPI Kab. Kendal, Alumni IPM/IRM, Kepala Sekolah Se- Kab. Kendal dan OSIS Se- Kec. weleri.
Baca Selengkapnya....

Sabtu, 24 Januari 2009

Opini Pendidikan

STOP!!!LIBERALISASI PENDIDIKAN
Aset bangsa yang berupa pendidikan adalah aset yang kira-kira disebut penghuni terakhir bangsa ini. Setelah kebijakan liberalisasi ekonomi marak dilakukan semenjak Orde Baru sampai sekarang. Kini aset bangsa yang paling berharga ini sedang berada di ujung tanduk. Serius, benar-benar under attack.
Kekhawatiran publik semakin terbukti akan terjadinya arus liberalisasi yang lebih sistemik dan massif yang dipelopori oleh pemerintah pusat. Selama ini proses pendidikan sebenarnya sudah mengarah kepada kecenderungan liberalisasi dengan indikasi standarisasi pendidikan yang tak ubahnya adalah upaya penyeragaman modal pendidikan dengan menjadikan Ujian Nasinal sebagai standar kelulusan yang sangat dominan. Hal ini kemudian ditopang dengan disyahkannya peraturan Presiden Nomor 77 tahun 2007 tentang daftar bidang usaha yang tertutup dan bidang usaha yang terbuka dengan persyaratan di bidang penanaman modal. Hal ini dianggap sebagai manifestasi dari di undangkannya UU No 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal Asing.

Dalam perpres 77/2007 tersebut dengan sangat jelas bahwa pendidikan merupakan jenis bidang usaha yang terbuka untuk investasi modal asing dengan ketentuan kepemilikan modal asing sampai 49%. Lembaga pendidikan yang dimaksud di sini meliputi pendidikan dasar dan menengah, Pendidikan Tinggi, dan Pendidikan Non-Formal. Semua ini masuk dalam kategori bidang usaha terbuka, meski dengan persyaratan. Jadi, lembaga pendidikan telah beralih fungsi sebagai lembaga ekonomi tidak berbeda dengan PT, BUMN, koperasi dan sejenisnya.
Ada tiga hal yang layak kita analisis. Pertama, Mengapa muncul Perpres 77/2007. beberapa pengamat menyatakan perpress ini adalah turunan dari UU PMA. Namun, juga nalar kritis melihat bahwa dalam UU PMA tidak menyinggung kalau lembaga pendidikan sebagai bidang usaha apalagi termasuk bidangusaha yang terbuka untuk pemodal asing. Jadi ada persoalan dalam prosedur konstitusi yang telah dilanggar oleh pemerintah. Sehingga penulis, berpendapat bahwa kebijakan ini adalah akibat tekanan pemodal asing melalui corong WTO yang menggolongkan pendidikan sebagai unit usaha yang perlu investasi modal. Ini selain bentuk liberalisasi adalah upaya kolonialisasi dalam bentuk pendidikan sebagaimana dulu pernah diterapkan oleh Belanda. Sekolah/lembaga pendidikan waktu itu memproduksi tenaga kerja yang murah untuk melanggengkan kekuasaannya. Inipun dibungkus dalam politik etis yang menyesatkan. Kedua, apakah dampak bagi karakter pendidikan. Dampak yang sangat jelas adalah terancamnya nilai-nilai akar budaya bangsa akibat kepemilikan modal asing. Meski hanya 49% dalam kenayataanya ini sangat menentukan karena modal 49% ini mempunyai dampak psikologis terhadap arah pendidikan malalui kurikulum. Sebagai akibat kelanjutan adalah masuknya berbagai ideologi asing (pemilik modal) yang akan menggusur moralitas, nilai kebangsaan, serta mentalitas anak didik. Dampak lainnya juga akan mengancam sekolah-sekolah swasta yang kekuarangan modal akan gulung tikar karena ketidakberdayaan melawan pemodal asing akibat liberalisasi ini memberlakuka hukum rimba, siapa punya uang banyak dia lah yang menguasai. Sayang hal ini biasa disebut kompetisi dalam mekanisme pasar dan negara tidak perlu terlalui intervensi.
Ketiga, langka apa untuk menyelamatkan pendidikan kita. Kita masih punya optimisme bahwa akar pendidikan kita masih berakar budaya bangsa, maka seharusnya kekuatan elemen pendidikan ini masih punya bargaining position untuk menolak komersialisasi pendidikan yang sedang direncanakan oleh pemerintah. salah satu langka yang mendesak untuk dilakukan adalah melakukan gugatan judical review untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah atas keluarnya perpress 77/2007. Materi gugatan dapat berupa uji atas Perpress dengan UU PMA yang dianggap tidak sinkron dan cenderung bertentangan.
Dengan daya kritis kita, semua elemen pendidikan diharapkan bersatu dan menolak kebijakan pemerintah yang semakin tidak terkontrol untuk menjual aset-aset negara, setelah BUMN dijual kini pendidikan terancam digadaikan dengan mulai membuka pintu gerbang investasi dalam dunia pendidikan laiknya inveastasi dalam perusahaan. Kita tanya, Apa negara masih kurang puas setelah menjual murah tambang, minyak, pasir laut dan hasil hutan. Kita sebagai bagian dari dunia pendidikan harus dengan lantang menyuarakan kepada penguasa: ” wahai pemerintah, berhentilah menjual aset bangsa! Kembalilah ke jalan yang benar.”


David Effendi,
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UGM
Ketua Bidang PIP ( Pengkajian Ilmu Pengetahuan )
Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah,periode 2006-2008

Alamat: Jalan KHA Dahlan 103 Yogyakarta 55262, telp. 0274-411293
Baca Selengkapnya....

Jumat, 23 Januari 2009

Tips -Tips Ke 2

Tips Pada Saat UJIAN NASIONAL (UN)
Persiapan untuk menghadapi ujian adalah hal yang paling penting untuk menentukan kesiapan dalam mengerjakan semua soal yang ada.

Berikut ini ada 10 tips untuk membantu adik-adik kita yang masih duduk di bangku sekolah dalam mengerjakan ujian:

1. Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.

2. Tenang dan percaya diri.
Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.

3. Bersantailah tapi waspada.
Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.

4. Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)
Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.

5. Jawab soal-soal ujian secara strategis.
Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah:
- soal paling sulit
- yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya
- memiliki nilai terkecil

6. Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
Mula-mula, abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.

7. Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.
Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.

8. Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.
Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.

9. Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.

10. Analisis hasil ujianmu.
Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.

Sumber: www.studygs.net

SEMOGA SUKSES UN 2009.......!!!!!!
Baca Selengkapnya....

Tips - Tips

Tips Persiapan Ujian
Ujian, siapa takut....?
UJIAN??? Aduuhhh… bisa nggak sih, sekolah nggak pakai ujian??? Sering banget kita ngomong gitu tiap kali dengar kata “ujian”. Padahal, ujian itu penting banget untuk ngetes apakah yang kita pelajari sebelumnya sudah sukses nangkring di kepala atau belum, dan apakah kita sudah siap menerima pelajaran yang lebih sulit lagi. Eiitss…. pelajaran di sini bukan cuma pelajaran di sekolahan lho… tapi juga termasuk pelajaran di kursus, misalnya main alat musik, atau bahasa.Kayaknya sudah “hukum alam” banget deh, tiap kali kita mau ujian, badan rasanya gemetar abis, keringat dingin, nggak bisa tidur tiga hari tiga malam, belajar sampai jungkir balik… saking stresnya kita ngebayangin soal-soal yang bakal keluar.
Tapi tenang saja. Hal-hal itu nggak sepenuhnya buruk, kok! Rasa tegang di bawah alam sadar kita justru bisa munculin motivasi tinggi untuk berusaha keras mempersiapkan diri menghadapi ujian. Lain lagi kalau kita santai dan cuek, persiapan juga bakalan cuman separuh hati… alhasil hasilnya juga segitu-segitu aja.

Ngomong-ngomong, ujian tuh bisa datang dalam berbagai bentuk, lho! Mulai dari pertanyaan guru di kelas, ulangan harian, sampai ke ujian akhir kenaikan kelas atau ujian kelulusan. Nah, ujian akhir lah yang sering banget jadi momok buat kita semua. Coz, ujian akhir adalah ujian yang bakal nentuin masa depan kita. Makanya, supaya sukses dan nggak terlalu stres menghadapinya, ada beberapa tips yang bisa kamu praktekkan supaya hasil ujianmu sukses berat.

Hobi Menyicil
Kita semua paling doyan sama yang namanya SKS, alias “Sistem Kebut Semalam”. Dan hebatnya, kita berharap semua pelajaran setahun penuh itu bakalan langsung nyantol di otak dan bisa mendapatkan hasilnya baik. Duuh… nggak mungkin! Jadi, sebaiknya sih, kamu hilangkan kebiasaan buruk itu dan mulai menyicil belajar dari jauh-jauh hari. Sehingga ketika hari ujian sudah dekat, kamu jadinya nggak kalang kabut lagi. Karena kamu tinggal mengulang semua pelajaran yang telah dipelajari selama ini.Memang sih, kebiasaan untuk belajar setiap hari itu susah banget untuk dilaksanakan. Selain rasa malas, kita juga suka ogah mengorbankan waktu untuk main sama teman hanya gara-gara harus belajar. Belum lagi kalau sampai di rumah, ada acara TV yang sangat menggoda untuk ditonton. Tapi percaya deh, sebenarnya belajar setiap hari itu nggak segitu sulit dan makan waktu banyak, kok! Karena sebenarnya kita hanya perlu meluangkan waktu sekitar 1-2 jam saja untuk membaca ulang pelajaran hari itu, pelajaran untuk esok hari dan bikin PR. Jangan lupa untuk selalu membuat catatan yang rapih dan teratur tentang semua hal yang kamu pelajari saat itu dan tinggalkan kebiasaan mencontek PR temanmu. Dengan begitu, ilmu itu akan bisa terserap oleh otak dan kamu pun jadi lebih menguasai materi pelajaran.
Tapi males banget nggak sih, kudu belajar tiap hari?? Nah, ini ada cara paten untuk menghilangkan rasa malas untuk belajar rutin tiap hari, yaitu dengan memberikan “reward” untuk dirimu sendiri. Contohnya: tiap gue belajar dua jam sehari, gue bisa hang-out ke mal dua jam sehari juga. Atau, tiap gue berhasil belajar tiap hari selama lima hari berturut-turut, akhir pekan gue bakal nonton DVD seharian dan hang-out bareng teman-teman. Pokoknya buatlah kaul yang bisa bikin hati kamu jadi senang. Sehingga kamu pun nggak merasa terbebani dan jadi cupu karena kebanyakan belajar. Semua hal di dalam hidup itu harus seimbang supaya kesuksesan bisa tercipta.

Persiapan Ujian

Pasang Mata dan Telinga
Kamu harus rajin mendengarkan kisi-kisi soal ujian yang biasanya suka diberikan oleh guru dan menanyakan bahan-bahan bacaan lain yang bisa membuatmu lebih mudah mengerti bahan pelajaran. Kamu juga bisa mencari info dari kakak kelas tentang soal-soal yang sudah pernah keluar. Selain itu kamu harus memeriksa kelengkapan catatan pelajaran dengan teman lainnya, supaya nggak ketinggalan informasi nantinya.

Bikin Daftar Inventaris
Tenang, bukan buku pelajaran atau alat tulis yang musti kamu inventaris, itu sih kerjaannya Tata Usaha Sekolah. Yang musti kamu lakukan adalah membuat daftar inventaris tentang bahan ujian, dalam tiga tabel. Tabel pertama berisi bahan ujian yang sudah dikuasai, tabel kedua berisi bahan ujian yang hanya dikuasai setengahnya, dan tabel ketiga berisi bahan ujian yang belum dikuasai sama sekali. Dengan membuat daftar seperti ini akan membantumu untuk melakukan prioritas dalam belajar.

Belajar Kelompok
Paling asyik kalau kamu bisa punya kelompok belajar, karena kalau ada teman senasib sepenanggungan, biasanya bisa saling kasih support dan bisa saling berbagi beban. Kalian juga bisa saling bertukar info tentang bocoran soal ujian dari kakak kelas sekaligus mengerjakannya bersama-sama.

Tentukan Jadwal Belajar
Jangan membuat jadwal yang kelewat mepet, ya! Karena kamu pasti butuh waktu untuk ngumpulin bahan pelajaran yang masih belum lengkap, termasuk berbagai fotokopian, diktat dan catatan pelajaran lainnya. Yang pasti, jangan membuat jadwal yang kamu sendiri merasa tidak mungkin menyanggupinya. Buatlah sesederhana mungkin, karena yang penting kamu mematuhi semua rencana tersebut.Saat ujian tibaUjian sudah bakal mulai Senin depan!!! Waktu belajar tinggal beberapa hari lagi, mulai deh badan jadi keringat dingin. Tenang saja… Kamu kan, sudah melakukan semua persiapan dari jauh hari, jadi nggak perlu panik lagi. Dan kalau masih stres juga, ini ada jurus ampuh untuk melenyapkannya.

Tes Diri Sendiri
Beli buku-buku latihan soal atau bank soal di toko buku. Lalu kerjakan semua tes yang ada, mulai dari yang gampang sampai yang susah. Kamu juga bisa mengerjakannya bersama kelompok belajarmu. Dan kalau kamu merasa soalnya masih kurang lengkap, tanyakan saja pada gurumu, karena biasanya mereka punya bank soal yang lebih banyak. Selain itu, mereka juga bisa membantumu menerangkan soal-soal yang tidak kamu mengerti.

Bikin Ringkasan
Buatlah ringkasan pelajaran dari seluruh mata pelajaran yang telah kamu pelajari selama ini. Dengan begitu kamu bisa lebih gampang belajar dan bisa melakukannya di mana saja.

Jalani Saja Hidupmu
Jangan sampai waktumu hanya tersita oleh masalah ujian saja. Kamu harus tetap bisa menjalankan hidupmu seperti biasanya. Jaga makananmu dan jangan lupa untuk berolahraga. Dan yang paling penting, kamu tidak boleh bergadang. Karena tidur yang cukup dan nyenyak bisa membantu kamu segar dan otakmu pun jadi lebih encer. Dijamin deh, ujian kamu bakalan sukses berat!

(Sumber : http://yudi-erwanto.blogspot.com)


Baca Selengkapnya....

Blogspot Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger